Jamuan Makan Malam Habibie

Pada suatu malam, Habibie menjamu sejumlah tamu pengusaha Jerman di Hotel Grand Hyatt. Ia didampingi oleh Wardiman, Meneer Dhanu dan para bawahannya yang setia. Dalam pakaian resmi yang anggun, para tamu dan tuan rumah duduk, menyantap makanan, sementara musik lembut dimainkan oleh sebuah orkes kecil sebagai latar belakang.

Tapi malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Mungkin karena AC yang dingin atau karena hidangan terlalu banyak memakai bawang, perut Habibie mendadak bergejolak. Dan dari dalam perut itulah langsung keluar satu letusan hawa busuk dengan suara yang amat sangat keras: “Brroootttll”.

Habibie malu sekali. Tetapi ia segera bisa menyelamatkan keadaan. Ia pun memandang ke arah Wardiman, dan berkata agak keras, “Wardiman, stop itu!”

Wardiman berdiri. “Siap, Pak, tapi arahnya tadi ke mana?”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s